Mencetak Jurnalis Muda Benjeng

Benjeng, Sabtu pagi, satu persatu anak-anak muda berdatangan. Karang taruna, siswa-siswi SMP dan SMK, mulai memenuhi ruang rapat di balai Desa Dermo Kecamatan Benjeng. Pagi ini komunitas lokal Benjeng Pribumi, mengadakan Pelatihan Jurnalistik untuk umum dan pelajar. Karang taruna, organisasi kepemudaan IPPNU & IPNU dan IPM Kecamatan Benjeng, dan pelajar SMP dan SMK antusias mengikuti acara.k

Acara dimulai secara resmi oleh Kepala Desa Dermo, Bapak Mutain. Beliau menyambut gembira dan senang bisa mendukung acara ini. Pesannya kepada anak-anak muda agar memanfaatkan kesempatan selagi muda dengan kegiatan yang positif. Sehingga bisa dipakai bekal nanti saat sudah dewasa. Belajarlah dari pengalaman yang ada, baik pengalaman orang lain atau pribadi, dan ambil sisi baiknya untuk diambil hikmahnya. Setelah mendapat bekal dan motivasi dari Mbah Ta’in, Lurah Dermo, peserta sudah siap menerima materi dari penyaji.

Lailatul Isnaini, cerpenis muda Gresik. Gadis cantik nan rupawan, masih muda banget. Ya iyalah, kalau sudah tua ya ibu-ibu. Pegiat Lembaga Pers Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Gresik ini, menyapa dengan suaranya yang lembut, membuat semangat peserta pelatihan jurnalistik menyimak dengan serius. Writer’s Block, salah satu materi yang dia bahas. Berbagai tips dan trik menulis bagi penulis muda, agar bisa menulis dengan baik. Peserta cukup antusias, terbukti dengan banyaknya pertanyaan ataupun sharing pendapat dengan Mbak narasumber ini. Di akhir presentasi, 5 orang mendapatkan bonus hadiah buku dari penyaji. Karena tugas yang diberikan narasumber, menulis sebuah plot cerita secara singkat, berhasil memikat hati sang penyaji.

Setelah ishoma, istirahat sholat dan makan, peserta kembali ke ruang pertemuan. Di sana ibu Lilis Setiyorini sudah bersiap memberikan materi berikutnya. Didampingi Linda Wulandari, selaku moderator di sesi ini, Bu Lilis memberikan tugas kecil kepada peserta. Terbagi dalam 4 kelompok kecil, mereka menuliskan kata-kata yang ada hubungannya dengan kata yang diminta penyaji. Setelah itu mereka diminta menuliskan dalam satu paragraf, kata-kata yang sudah ditulis oleh kelompoknya. Beberapa peserta diminta untuk membacakan hasil karya tulisnya. Dalam waktu lima menit yang disediakan, hampir semua peserta bisa membuat tulisan sesuai tema yang ditentukan. Menurut Bu Lilis, sebenarnya peserta bisa menulis dengan baik. Buktinya itu tadi adalah salah satu hasil karya tulis, tinggal dikembangkan lebih baik lagi. Tips dari beliau, yang penting menulis dulu, dan mulai segera.

Pemateri berikutnya adalah Abdul Ghofar, wartawan media online kabargresik com. Teknik wawancara, materi yang diberikan kepada peserta pelatihan jurnalistik. Hal ini sangat penting sebagai seorang jurnalis dalam mendapatkan berita. Dengan memperhatikan prinsip 5 W + 1 H, maka berita yang ditulis bisa memberikan informasi yang lengkap dan tuntas kepada pembaca. Bagi wartawan media online seperti Cak Ghofar, mencari berita dengan teknik wawancara, sangat diperlukan. Karena media online sifat beritanya real time, ketika ada peristiwa secepat mungkin dimuat saat itu juga, tidak seperti koran yang beritanya baru keluar besok pagi.

Narasumber terakhir adalah yang ditunggu-tunggu. Ram Surahman, wartawan senior, wong Benjeng asli. Radar Surabaya yang termasuk dalam Jawa Pos Grup, tempat beliau berkarya saat ini. Walaupun paginya berada di Makasar, namun dengan semangat dan komitmen ingin membagi ilmunya bagi teman-teman muda Benjeng, akhirnya tepat jam 2 siang sudah berada di lokasi pelatihan jurnalistik. Gaya bicaranya yang semangat, membuat kantuk peserta jadi hilang. Banyak tips yang dibagi, antara lain tulisan yang baik adalah satu hela nafas, jangan panjang-panjang. Tulisan yang baik, tidak mengulang kata-kata yang sama dalam satu kalimat. Memberi kalimat yang nyambung antara paragraf sebelum dan sesudahnya agar menjadi satu artikel yang baik, juga diberikan tipsnya

Selain teknik-teknik dalam menulis, Cak Ram juga memberikan motivasi-motivasi melalui cerita pengalaman beliau saat meniti karir di dunia kewartawanan di Surabaya. menurut beliau, menulis yang baik itu harus di latih, apalagi sejak muda seperti peserta pelatihan jurnalistik saat ini. Teruslah menulis, dilatih dan dikembangkan. Karena nanti saat sudah di dunia kerja, jika kita memiliki keahlian dalam menulis, akan membuat kita menjadi sesorang yang lebih dari orang lain. Kita bukan menjadi orang biasa, atau pekerja seperti umumnya, atau pegawai yang biasa saja, tapi kita mempunyai nilai lebih dari yang lainnya.

Diakhir kegiatan, ketua panitia pelatihan jurnalistik, Hadi Setiawan, mengharapkan rencana tindak lanjut kegiatan ini agar tidak berhenti sampai di sini. Dalam forum ini disepakati akan ada pertemuan lanjutan yaitu “sekolah menulis”. Hasil dari pelatihan jurnalistik hari ini, agar disalurkan dan dipraktekkan, yaitu dengan tugas menulis potensi desa yang ada disekitar kita. Mulai dari tradisi, sejarah, budaya, makanan, bahasa-bahasa lokal dan sebagainya. Satu bulan ke depan akan di berikan informasi tentang waktu dan tempat pertemuan, membahas hasil tulisan peserta. Sekolah menulis ini, dikonsep dengan acara yang santai saja, namun akan dihadirkan seorang narasumber yang kompeten untuk memberikan pembinaan dan bimbingan agar menjadi penulis yang handal.

Atas terselenggaranya Pelatihan Jurnalistik oleh Komunitas Benjeng Pribumi, kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya dan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Bapak Kepala Desa Dermo, Mbah Ta’in, beserta segenap warga yang membantu sarana dan prasarana. Matur nuwun sanget kagem seluruh narasumber: Isnaini Laili, Lilis Setiyorini, Abdul Ghofar dan Ram Surahman. Terima Kasih kepada teman-teman peserta: karang taruna, siswa-siswi SMP/SMA/SMK, organisasi kepemudaan di Benjeng yang telah turut berpartisipasi. Dan terakhir konco-konco Benjeng Pribumi: Hadi Setiawan, Zainuri, Kiswarika, Andrik Pamungkas, Linda Wulandari dan teman-teman lainnya yang turut menyukseskan acara ini, nedo nrimo pengeran sing mbales….

SAM_4940

0 Responses to “Mencetak Jurnalis Muda Benjeng”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: