Udan Salah Mongso

Pelajaran IPA ketika masih SD, tentang musim hujan dan kemarau: musim hujan bulan Oktober hingga April, musim kemarau bulan April sampai dengan Oktober. Teori ini saya ajarkan juga kepada keponakan saya beberapa waktu lalu ketika bertanya tentang musim di Indonesia.

Hari ini masuk minggu ke-4 bulan Agustus, secara teori bulan ini termasuk musim kemarau. Namun akhir-akhir ini hujan kembali turun, tidak hanya gerimis tapi sangat deras, seperti layaknya musim hujan.

Pagi ini di Benjeng Gresik cuaca mendung, gerimis lembut mengiringi berangkat kerja. Sampai tengah hari matahari malu-malu kucing bersembunyi di balik awan. Hawanya dingin, sejuk, seperti di Batu Malang. Kebetulan di bulan ramadhan seperti hari ini, cuaca sangat bersahabat dengan umat islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Namun bagi petani, seperti Emak saya, yang sudah kadung menanam jagung di musim kemarau ini, tentu berharap-harap cemas supaya hujan tidak turun. Karena tanaman jagung yang masih muda tidak memerlukan banyak air, air hujan yang melimpah bisa membuat batang jagung muda busuk dan mati. Itulah repotnya petani tadah hujan di daerah kami.

Kembali ke teori musim hujan di awal, saya mendapat pertanyaan kritis dari keponakan saya yang masih SD. Kenapa di bulan ini turun hujan, padahal dalam teori bulan ini masuk musim kemarau? Wah saya sulit menjawabnya, jawaban panjang tentang global warming dan sebagainya tentu sangat ilmiah untuk menjawab itu semua. Tapi Emak saya menyela dengan jawaban singkat, Udan Salah Mongso…🙂

1 Response to “Udan Salah Mongso”


  1. 1 stres Agustus 23, 2010 pukul 3:25 pm

    seneng q moco artikelmu, easy listening gawe wong2 tani koyo awak2 an iki.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: