Pahlawan Adiwiyata Gresik

Drs. Yudo Siswanto, M.Pd, Kepala SMPN 2 Kebomas, selama 5 tahun berturut-turut sejak 2006 mendapat ucapan selamat dari Presiden Republik Indonesia di istana negara. Penghargaan dari Presiden ini terkait dengan program sekolah berwawasan lingkungan, atau lebih dikenal dengan Adiwiyata.

Dalam menyukseskan Adiwiyata, kuncinya harus membentuk perilaku murid dan warga sekolah agar lebih berbudaya cinta lingkungan. Di SMPN 2 Kebomas, Yudo Siswanto “mengharamkan” plastik masuk sekolah. Selain itu, penyedap rasa tidak boleh ada di jajanan dan makanan kantin sekolah, dan itu ada tim tersendiri dari dinas terkait yang memeriksa secara berkala. Beliau juga mengeluarkan 20 kebijakan berupa Surat Keputusan Kepala Sekolah yang berorientasi cinta lingkungan hidup bagi warga sekolahnya.

Yudo Siswanto, pria kelahiran Tuban yang sekarang menetap di Desa Sirnoboyo Kecamatan Benjeng, mengawali karirnya menjadi guru di SMP Negeri Benjeng, kemudian promosi jabatan menjadi Kepala Sekolah di SMPN 1 Ujungpangkah. Selanjutnya beliau dirotasi kepala sekolah di beberapa sekolah di Kabupaten Gresik, antara lain SMPN 1 Balongpanggang, SMPN 1 Wringinanom, SMPN 1 Benjeng, SMPN 1 Kedamean dan SMPN 2 Kebomas.

Sejak 2006 dan 2007 Yudo Siswanto membawa SMP Negeri 1 Kedamean menyabet Adiwiyata. Selanjutnya pada tahun 2008, 2009 dan 2010, mengantarkan SMP Negeri 2 Kebomas menyabet Adiwiyata. Praktis selama 5 (lima) kali dalam kurun 5 tahun berturut-turut, tiap tahun menghadap Presiden untuk menerima penghargaan dari Presiden di Istana Negara.

Atas prestasi Adiwiyata ini, pada tahun 2007 pemerintah kabupaten Gresik kemudian mencanangkan kebijakan kurikulum bidang lingkungan hidup menjadi kurikulum muatan lokal (mulok) di kabupaten Gresik. Pencanangan kurukulum lingkungan hidup dicanangkan di SMPN 1 Kedamean.

Saya sebagai Wong Benjeng dan warga Gresik, bangga memiliki putra terbaik yang mengharumkan nama Gresik di tingkat nasional. Anda pahlawan kami semua…

2 Responses to “Pahlawan Adiwiyata Gresik”


  1. 1 cakpenMbenjeng Juni 30, 2010 pukul 9:25 am

    Wah Bravo buat Pk Yudo. Saya masih ingat betul dengan Pak Yudo karena pernah diajar di SMPN Benjeng kala itu. Sudah bertahun tahun tidak mengikuti perjalalanannya.Lupa ngajar apa ya? Ipa apa biologi..Kalau tahu sering ke Istana saya bisa ketenu nih. Kantor saya berdekatan dengan Istana. Suwun Cak wis diposting infone. Satu lagi putra Mbenjeng telah mendapat predikat Nasional. Salut dengan ide kreatif, yang saya sangat dukung. Moga moga ada guru lain yang mengikuti jejaknya…
    Salam Piss
    Cakpen


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: