Tradisi-tradisi di Idul Fitri

Pada 10 hari terakhir di bulan ramadhan umat islam di daerah kami semakin khusyuk dan intens ibadahnya, baik tadarus, sholat malam, maupun berdzikir memuji nama Allah untuk mendapatkan ridlonya, terutama di malam-malam ganjil.

Berburu malam lailatul qodar tidak hanya di masjid-masjid dan surau di desa kami, namun tradisi yang sudah lama ada yaitu mereka juga pergi ke makam sunan Giri pada hari ke-24 di bulan ramadhan, di Gresik tradisi ini dikenal dengan “malem selawe”.

Di penghujung ramadhan, kami disibukkan dengan saling memberikan bingkisan kepada kerabat keluarga, biasanya berupa beras 1 kg dan tidak lupa bandeng segar satu ekor, tradisi ini di desa kami menyebutnya “tinjo“, yah mungkin hampir sama dengan parcel, he2… Mungkin karena konsumsi bandeng oleh tradisi tinjo menyebabkan pasar bandeng plus lelang bandengnya  pada “malem songolikur” (malam ke duapuluhsembilan) di kota Gresik begitu ramai dan sesak oleh pengunjung.

Pagi ini setelah sholat idul fitri di lapangan desa, diakhiri dengan saling bersalaman dan bermaafan dengan seluruh jama’ah. Di rumah saya sungkem dengan orang tua tinggal satu-satunya, ibu tercinta. Kemudian diteruskan dengan tradisi “unjung-unjung” keliling kampung meminta maaf kepada sanak saudara, teman dan seluruh tetangga.

Selamat hari raya idul fitri, mohon maaf lahir dan batin…

16 Responses to “Tradisi-tradisi di Idul Fitri”


  1. 1 L 34 h Oktober 2, 2008 pukul 8:31 am

    Selamat hari raya iedul fitri, mohon maaf lahir batin.

  2. 2 Anang Oktober 2, 2008 pukul 4:04 pm

    cak maafken saya, ayok unjung nyari duit receh, ajak teman2 ya

  3. 3 agusrest Oktober 4, 2008 pukul 7:58 am

    met berlebaran cak, maaf bila ada salah2 kata selama blogjogging dan blogwalking jg pas kita kopdaran yahhh:mrgreen:

  4. 4 riza Oktober 4, 2008 pukul 9:43 am

    smg semua amalan diterima. met idul fitri mohon maaf lahir batin

  5. 5 septy Oktober 5, 2008 pukul 1:13 pm

    Selamat Idul Fitri 1429H
    Mohon maaf lahir bathin…

  6. 6 aziz Oktober 5, 2008 pukul 9:56 pm

    selamaaat lebaraaaan!!! keren nih, kemaren liat di koran juga gitu, lelang bandeng sampe semahal gitu yah???

  7. 7 EMULTY Oktober 6, 2008 pukul 2:17 am

    Minal A’idin Wal Faizin.

    malam 25 ga ke giri om?

  8. 8 don45 Oktober 6, 2008 pukul 2:38 pm

    Mas maafin kesalahan ku ya ??? Sampean ga ngirim tinjo ta ??? Kalo ngirim sekalian kirimin dong !!! He…he…

  9. 9 Abu Fathimah Oktober 7, 2008 pukul 8:43 am

    Semoga amal ibadah kita khususnya di bulan ramadhan diterima ALLAH .. amin ..

  10. 10 Imam Ocean Oktober 7, 2008 pukul 10:53 am

    Salam kenal mas…..

    Minal Aidzin wal Faidzin ……

  11. 11 ILYAS ASIA Oktober 7, 2008 pukul 12:07 pm

    mulai dari nol

  12. 12 krupuk Oktober 8, 2008 pukul 7:38 pm

    dimulai dari nol ya pak…🙂

  13. 13 Bunyu Online Oktober 10, 2008 pukul 11:58 am

    Cak Benjeng….
    Minal aidin wal faidzin,
    Mohon maaf lahir dan bathin ya…
    Bandeng bakarnya mana?

  14. 14 Lintang Oktober 10, 2008 pukul 8:41 pm

    cak, maaf lahir batin ya…
    taqobbalallaahu minna waminkum
    sori agak telat, baru sempat ngeblog lg nih hehe…

  15. 15 Hasan Seru Oktober 14, 2008 pukul 9:21 pm

    Mas… ada PR buat kamu, lihat diblogku… kamu harus melakukan apa yang aku lakukan…

    http://hasanjunaidi.wordpress.com/2008/10/14/pr-yang-tersendat-sendat/

  16. 16 hanggadamai Oktober 16, 2008 pukul 1:22 am

    mohon maaf lahir batin juga mas…🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: