Tradisi Nyekar

Terbangun lagi di tengah malam, kali ini karena mimpi bertemu almarhum bapak, tidak begitu ingat apa yang kami perbincangkan, hanya senyum beliau yang jelas terbayang.

Sudah lama tidak ke makam beliau, bahkan tradisi nyekar (ziarah) sambil membersihkan rumput-rumput liar di pusaranya menjelang lebaran kemarin tidak juga saya ikut, karena sudah diwakilkan kepada saudara sepupu yang lain. Duh, kebangeten tenan anakmu iki…

Padahal banyak orang yang tidak hanya ziarah ke makam keluarga atau nenek moyangnya. Mereka juga ziarah ke makam-makam keramat agar bisa membawa berkah pada hari tertentu, misal malam jum’at legi, malam jum’at kliwon dan hari-hari keramat lainnya. Tidak lupa sebungkus bunga ditaburkan di atas makam dan membakar kemenyan hingga harumnya menyengat, katanya sebagai persembahan bagi arwah.

Menurut saya pribadi, ternyata suasana kuburan yang sepi dan cenderung angker, sangat membantu sesorang semakin khusyuk dalam ritual doanya. Dan memudahkan konsentrasi sesorang dalam memperdalam ilmu-ilmu spiritual lainnya.

Ah, Bapak, maafkan anakmu yang nggak pernah taburkan bunga-bunga di pusaramu. Hanya sehabis sholat sesekali kupanjatkan doa untukmu. I miss u daddy

30 Responses to “Tradisi Nyekar”


  1. 1 Anang Juni 18, 2008 pukul 6:19 pm

    yg penting nyekar bukan sarana untuk syirik kepada gusti Allah.

  2. 2 rizoa Juni 18, 2008 pukul 7:52 pm

    iya… ada banyak orang jadi berbuat syirik

  3. 3 namakuananda Juni 18, 2008 pukul 8:34 pm

    Sing sabar yo mas, Semoga Almarhum Bapak tenang dan amalnya diterima disisi-Nya.

  4. 4 dhany Juni 18, 2008 pukul 8:59 pm

    wah anak yang berbakti yo….

  5. 5 leah Juni 19, 2008 pukul 7:42 am

    Iya ga sih.. Kalo mimpi didatangin yang sudah meninggal artinya kita diingatkan buat nyekar..

    hmmm….

  6. 6 tintin Juni 19, 2008 pukul 10:03 am

    Kalo ada pendapat membawa berkah ini harus ada dalilnya .. karena dari Rasulullah tidak pernah menganjurkan untuk beriziarah kubur kecuali sebagi pengingat kita agar kita mengingat mati dan bisa mendekatkan diri kepada ALLAH ..

    coba lihat lagi dalam Kitab Riyadush Shalihin Jilid 1 bab ZIarah ..

    dan kalo meminta kepada penghuni kubur nah ini seperti yang dibilang mas anang d nomor 1 .. meski mintanya ke kuburannya wali ato kuburannya orang sholeh / atau arwahnya .. sama aja .. SYIRIK ..🙂

    Well Semoga dosa² ayahandanya diampuni, diluaskan dan diterangkan kuburnya .. dan dibukakan pintu surga .. amin ..

  7. 7 ILYAS AFSOH Juni 19, 2008 pukul 10:49 am

    ingat leluhur ya Cak
    Betul setengah bulan lagi rejeb

    Bagaimana jika Sya`ban kita adakan silaturrahim bloger gresik di benjeng

    temanya : Menyambut Ramadhan

    Kutunggu jawabmu

    Ya, sederrhana saja acaranya

  8. 8 Lintang Juni 19, 2008 pukul 11:24 am

    waduh cak, walopun suasana kuburan yg sepi bisa bikin orang khusyuk…tetep aja syerem👿
    btw yg penting jgn lupa selalu doakan orang tua cak🙂

  9. 9 aliyulwafa Juni 19, 2008 pukul 8:12 pm

    nyekar, harus punya 2 tujuan
    1. mendoakan almarhumun
    2. sarana untuk mengingat kematian
    gak boleh ada tujuan lain.

  10. 10 anas Juni 20, 2008 pukul 6:27 pm

    baca cerita anda sedih juga nih.pasti anda kangen bgt kumpul ma ayah.aq semakin bersyukur karena ayahku masih ada.semoga aq bisa lbh berbakti….amin.
    mampir juga di blog.salam kenal dr banjarmasin.
    oia, aq dulu sempat jalan2 di gresik.coz family q ada disono.

  11. 11 juliach Juni 20, 2008 pukul 10:58 pm

    Kuburan itu angker? Ah, masa? Waktu di Solo, belakang rumah kuburan. Aku sering potong jalan, karena males muternya terlalu jauh.

    Waktu tinggal di Perancis pertama kali, sebelah kamar kuburan juga.

  12. 12 mybenjeng Juni 21, 2008 pukul 10:10 am

    @ilyas afsoh
    sekalian lebaran aja cak, teman-teman yang di luar gresik mudik semua…🙂

  13. 13 aze--- Juni 21, 2008 pukul 3:24 pm

    kan yang penting doanya…..

    nyekar aja tapi cuma asal dateg juga buat apa…..

  14. 14 achoey sang khilaf Juni 22, 2008 pukul 1:07 pm

    subhanallah

    tercermin bahwa kau anak yang baik🙂

  15. 15 anggaara Juni 23, 2008 pukul 11:48 am

    sing sabar yo…..
    eman nyekar itu penting….
    tapi yang lebih penting keikhlaasan kita saat mendoakan beliau…

  16. 17 EMULTY Juni 23, 2008 pukul 3:40 pm

    wetonku malam jumat kliwon (kalo ikut org jawa sih)

    kalo ikut bule apa ya?

    arab? gmn lagi tuh?

  17. 18 EMULTY Juni 23, 2008 pukul 3:44 pm

    Kangen ma sosok pria pelindung kala kita kecil dulu ya om?

    kita sering panggil-panggil sosok yang telah memberi darah pada tubuh, kala kita butuh bersanding tanpa tersadar itu pembelajaran guna hidup dikemudian hari..

    lho kok malah gini yo?

  18. 19 azaxs Juni 23, 2008 pukul 6:24 pm

    Yup.. Hal yang baik meluangkan diri untuk sekedar merenungi dan ingat kepada kematian sekaligus mendoakan bapak… semoga kita semua diberi tempat yang paling baik… amiin ya rabb…

  19. 20 tony Juni 23, 2008 pukul 9:56 pm

    semoga mendapat tempat yang layak disisiNya

  20. 21 ILYAS ASIA Juni 24, 2008 pukul 6:28 am

    boleh lah, saat lebaran
    jadi temanya silaturrahim

  21. 22 ubadbmarko Juni 24, 2008 pukul 9:51 am

    Ambil sisi baeknya aja ya.

  22. 23 gresikonline Juni 24, 2008 pukul 3:57 pm

    kadang tanpa sadar kita merindukan kehadiran seseorg, akhirnya trbawa mimpi🙂

  23. 25 haSna- ^_^ Juni 25, 2008 pukul 9:55 pm

    wah. lama gak berkunjung di blog ini. Dah banyak tulisan baru…aku baru sempat baca 4 tulisan terakhir. Terus semangat nulis ya mas….Hidup Gresik…!!!
    Hm…nyekar yah…. Nenekku sering nyuruh aku buat nyekar ke makam BoNyok tapi aku ogah cz jd sedih kl inget, hehe…, cukup pas hari raya aja, hm…minimal 2kali setahun lah….lagian bener, serem ah, hehehe….

  24. 26 wier Juni 26, 2008 pukul 7:47 am

    hayoo kuwi, Bapak ae iseh gelem ngilengno, mosok peno gak gelem nyekar?

  25. 27 Arif Budiman Juni 27, 2008 pukul 2:36 pm

    😥
    *Jadi kepikiran sama rumah…*

  26. 28 don45 Juni 30, 2008 pukul 11:06 am

    Itu berati bapaknya mas minta buat terus dikunjungi mungkin seperti itu !!!

  27. 29 akafuji Juli 5, 2008 pukul 2:23 pm

    kita mmg hrs ingat dgn MATI by nyekar, HDP TERLALU pendek untuk sekedar having fun..huff

  28. 30 nia silvia September 25, 2009 pukul 12:50 pm

    saya kagum… berbuat lbh baik ya..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: