Wellcome to the jungle…

Selamat datang di belantara, yang indah, hijau, segar, menyejukkan mata dan hati.
Selamat datang juga di belantara yang rimbun, licin, becek, kering dan terjal. Banyak rumput dan perdu yang melukai kulit. Banyak batu, pohon besar, dahan kering bahkan pohon tua lapuk menghalang jalan panjang kita.

Jangan mengumpat, jangan meratap, jangan salahkan perdu, rumput, pohon dan ranting. Karena mereka adalah tantangan hidup kita. Mereka bisa menjadi indah tapi juga bisa menjadi bumerang dan bom waktu bagi hidup kita.

Hidup adalah dinamis, berkembang seiring jaman, maka indahkan belantaramu agar tidak menjadi beban masalah dalam hidupmu. Indahkan dengan prinsip dan seleramu, karena orang lain tidak lebih tahu atas dirimu sendiri dengan hutanmu. Yang aku tahu belantara ini kadang menguras habis energiku, namun membuat hidup lebih kreatif untuk tetap bertahan.

Hidup adalah tantangan, yang memerlukan banyak masalah untuk membuat hidup lebih hidup (kayak iklan rokok ya). Tapi sialnya banyak masalah nggak penting malah mengacau hidup. Dan beruntunglah bagi yang tetap survive karena masih punya prinsip yang harus dipertahankan. Salut, karena banyak orang terlalu mudah mengumbar prinsip-prinsip tapi tidak setegar dan sekuat ketika kenyataan datang di depan mata, ternyata prinsip hanya manis dalam wacana.

Sesungguhnya belantaramu adalah diam, pasif. Namun kita telah masuk dan menjadi bagian dari mereka, maka hukum sebab akibat tidak bisa dielakkan lagi. Belantara kini setidaknya berubah dengan adanya kamu, mungkin lebih baik atau bahkan sebaliknya. Hanya kamu yang tahu dan rasa sendiri di hati, jangan menunggu orang lain menghakimi dirimu.

Kenapa harus ke belantara jika tempat lain ada yang lebih lapang? Yang penuh kesederhanaan dari rumput dan pohon, penuh kesahajaan dan keramahan. Mengenalku mungkin satu kerugian terbesar dalam hidupmu karena aku memanjakan prinsip dan seleramu merajalela. Namun kamu adalah suatu anugerah bagiku, walaupun penuh misteri (bagi orang lain), bagiku kepura-puraanmu adalah keistimewaanmu.

Terima kasih, kamu telah beri pengalaman hidup berharga, dan itu banyak menginsipirasi pandangan hidup saya.

Aku adalah sebatang beringin yang begitu kuat dan rimbun, terlalu rapuh untuk bilang sakit hati, aku hanya kecewa pada keadaan. Aku adalah sebatang jati tinggi menjulang menantang kencangnya angin, tapi terlalu sombong untuk bilang akan mencari seribu pohon untuk ku tanam dan menjadi teman sharing di ladang hati.

Salam untuk keluarga dan orang-orang yang kau sayangi. Sampaikan maaf atas kesalahan saya yang disengaja maupun yang memang disengaja.

>> “Created on Agustus 2005”.

0 Responses to “Wellcome to the jungle…”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: