Pinter Bodoh, Rajin Malas, Gaji Sama…

Pemerintah saat ini menggodok sistem penggajian baru untuk pegawai negeri sipil (PNS). Paling lambat 2009 pemerintah memberlakukan Gaji PNS berdasarkan pada beban kerja. Memberikan penghargaan gaji yang lebih besar pada pegawai yang mempunyai tugas berat dengan tanggung jawab dan resiko yang lebih besar, serta tingkat kesulitan pekerjaan yang lebih tinggi. Bagus deh, semoga kinerja PNS meningkat, sama seperti gajinya juga…

Sistem baru ini mungkin berangkat dari persoalan bahwa image di masyarakat terhadap kinerja pamong praja negeri ini yang memprihatinkan. Dari pegawai yang malas, bodoh, kolusi, nepotisme sampai tukang korupsi. Dan ini menjadi tamparan keras motivasi pribadi saya untuk lebih baik, semoga…, minimal tidak telat ngantor, atau pulang lebih awal, he2…

Saya nggak tahu apakah persoalan kinerja aparatur negeri ini karena kultur, sistem, mentalitas atau masalah lainnya. Sebagai pegawai baru, yang masih sedikit idealis dan bau kencur tentang masalahnya sendiri, saya menyambut baik dengan sistem penggajian PNS ini sebagai salah satu jalan keluar, selain sistem pengawasan yang efektif dan sanksi yang lebih tegas.

Harapan saya pada rekrutmen PNS yang baru (pengangkatan honorer daerah) beberapa saat lalu, semoga masih ada SDM/profesionalisme yang mumpuni. Walaupun dari data yang pernah saya baca, di salah satu Kabupaten di Jawa Timur pada rekerutmen PNS tahun anggaran 2004, yang menggunakan sistem persaingan umum (dengan tes tulis pengetahuan dan skolastik), dari 2000-an pegawai honorer daerah (diasumsikan semua daftar CPNS) yang diterima hanya 2 glintir orang saja dari 300-an lowongan, masih kalah jauh dengan pelamar bukan honorer…

Baidewei, saya baru tahu lho kalau ada istilah di intern pegawai negeri sipil, bahkan konon populer banget, yaitu PBGS dan RMGS. Artinya “pintar bodoh gaji sama” dan “rajin malas gaji sama.” Wah moga-moga bukan termasuk saya… 🙂

22 Responses to “Pinter Bodoh, Rajin Malas, Gaji Sama…”


  1. 1 venus Juli 18, 2007 pukul 8:37 am

    kerjo dewe ae, cak. ojok melok gupermen, hehehe…

  2. 2 duh Jungjunan Juli 18, 2007 pukul 4:54 pm

    halah2 penyakit lama tuh, eh maksud saya cerita lama hehe

  3. 3 mybenjeng Juli 19, 2007 pukul 4:58 pm

    @venus
    karepku yo ngono mbok, tapi yokopo wis kadung mlebu uangel metune iki…🙂

    @jungjunan
    kemana aja ya gua…

  4. 4 Irwan Juli 19, 2007 pukul 5:06 pm

    Setahu saya sih itu ud jd budaya tuh di endonesia ini

  5. 5 mybenjeng Juli 19, 2007 pukul 5:32 pm

    banyak banget budaya kita ya, ini salah satunya…

  6. 6 mina mina Juli 19, 2007 pukul 5:51 pm

    PNS memang gitu ya. Mkanya sering banyak yang bilang (yang dah jdi PNS), klo mereka ditanya: “loh, kok dah pulang pulang jam segini? (misal pulang siang), mereka jawab “biarlah wong negara ini kok yang bayar”

    lha, klo banyk yg berpikir kayk gini negara rugi dong ya😀

    harusnya, kerja dulu baru di byar. iya kan?😀

  7. 7 mybenjeng Juli 19, 2007 pukul 6:05 pm

    @mina mina

    kaaann….

    iya, yang prabayar kan cuma pulsa HP ya…🙂

  8. 8 Anang Juli 19, 2007 pukul 9:44 pm

    karna dah pasti dapat gaji mereka tu ga mau kerja keras lagi.. padahal digaji tu mustinya harus kerja keras…. mereka ga tau dari mana uang yang mereka dapatkan… dari rakyat kecil yang membayar upeti kenegara…

  9. 10 karsonos Juli 21, 2007 pukul 1:31 am

    yang pasti mereka kerja keras kalau ada proyek dan ada uangnya (tapi tidak semua cuma rata2 begitu)

  10. 11 pram Juli 21, 2007 pukul 10:21 am

    oi oi mas
    absen ae
    visit my blog

  11. 12 suandana Juli 24, 2007 pukul 2:19 pm

    Yah, ndak semua seperti itu… Dan, biasanya, yang tidak seperti itu dipandang aneh oleh rekan-rekan.

    Ada anekdot soal PNS yang dinobatkan sebagai orang tercepat di dunia. Jam pulang kantor adalah jam 15.00, tapi jam 13.00 sudah sampai di rumah😀

  12. 13 Lintang Juli 24, 2007 pukul 3:32 pm

    wah bagus tuh ada sistem penggajian yg sesuai beban kerja, jd skr ga ada lg istilah “pinter bodoh, rajin malas, gaji sama”😀

  13. 14 mybenjeng Juli 25, 2007 pukul 2:33 pm

    @karsonos
    dan rata-rata saya jarang temuin yang bukan termasuk rata-rata.

    @pram
    thanks, blogmu isih saviourman kae toh?

    @suandana
    hanya anekdot lho, kenyataannya.., nggak masuk seminggu masih terima gajian utuh lho.

    @lintang
    setuju, kita tunggu sampai 2009.

  14. 15 xwoman Juli 31, 2007 pukul 12:49 pm

    iya kasian yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan efektif jika gajinya disamaratakan dengan pegawai-pegawai yang malas…

  15. 16 riza Agustus 20, 2007 pukul 2:30 pm

    cari kerja memang susah. yang daftar semen gresik sekitar 32.000 orang n denger2 cuma ada sekitar 80 lowongan

  16. 17 riza Agustus 20, 2007 pukul 2:31 pm

    o ya 2009 di gresik terima PNS? klo boleh tahu infonya dapat dilihat dimana? thx b4

  17. 18 danasatriya Agustus 26, 2007 pukul 11:54 am

    hmm, menarik juga tampaknya

  18. 19 mybenjeng Oktober 6, 2007 pukul 9:14 pm

    @xwoman
    setuju…

    @riza
    – moga2 kamu termasuk yang 80.
    – gresik.co.id
    – dan di mybenjeng.wordpress.com (kalo sempat update)🙂

    @danasatriya
    lumayan…🙂

  19. 20 ab69wp Juni 12, 2008 pukul 11:25 pm

    waduh..kalo ada yg bilang 70 % malas adalah fitnah.yg bener tuh 90 %

  20. 21 Perry Sciascia April 5, 2010 pukul 6:04 pm

    I usually don’t post on Blogs but ya forced me to, great info.. excellent! … I’ll bookmark your site.

    low cost franchise opportunities

  21. 22 Gucci Shoes Juni 2, 2010 pukul 1:50 am

    I am new here and looking to meet some nice people.

    Gucci Shoes


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: