Touring itu asyik, tapi…

Libur panjang kemaren saya walking-walking ke Solo. Tepatnya Boyolali, dari Gresik sekitar 250 km lebih, atau lebih kurang 6-7 jam berkendara dengan motor.

“Crocodile forget city” (kata mas Tukul Arwana), Boyolali kota yang nyaman, lumayan sejuk (daripada Gresik), dan sepi…!!! (orang sini banyak yang merantau, di rumah rata-rata tinggal orang tua dan anak-anak yang masih sekolah).

Semalam di Boyolali, besoknya ke Telaga Sarangan Magetan, perjalanan 4 jam lebih, karena hujan deras + banyak berhenti untuk tanya-tanya jalan. Sebenarnya perjalanan yang melelahkan, tapi segera hilang karena keindahan Sarangan yang sangat sejuk. Dikelilingi pegunungan Lawu sehingga kabut tipis sampai tebal sering turun menambah indahnya pemandangan. Jadi bikin betah dan nggak pengen cepat pulang, akhirnya nginap semalam di hotel kelas melati.

Dari Sarangan pulang ke Gresik, lewat Madiun, mampir sebentar ke rumah teman, meneruskan perjalanan, sampai rumah jam 7 malam, alhamdulillah selamat sampai tujuan, amin…

Dan besoknya bangun pagi, saya langung KO. Badan demam, flu, kepala pusing, hadoh…. Saya baru sadar, 3 hari 2 malam kemarin, kami di atas motor rata-rata 5-6 jam, dengan kecepatan motor yang bikin badan terhempas angin cukup kencang. Well teman, touring itu mengasyikkan (bikin lupa capek), tapi jangan lupa jaga kondisi, biar sehat, biar nggak sakit…

0 Responses to “Touring itu asyik, tapi…”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: