Sekarang memang masih Juli, masih di pekan pertama, awal bulan. Agustus masih relatif lama, satu bulan lagi. Bulan depan adalah tradisi perayaan kemerdekaan negera Republik Indonesia. Selain seremonial upacara di lapangan kecamatan oleh pegawai dinas instansi, tradisi kemeriahan di dusun-dusun adalah lomba-lomba khas Agustusan oleh anak muda karang taruna.
Namun kebetulan, Agustus nanti juga bersamaan dengan awal bulan Romadhon. dan biasanya kalu bulan puasa, kegiatan-kegiatan fisik biasanya dikurangi, dan kegiatan ibadah di malan hari semakin ditingkatkan. Praktis, kegiatan lomba-lomba khas tujuhbelasan untuk anak-anak yang relatif membutuhkan fisik yang lebih biasanya juga “diliburkan”.
Namun beberapa teman-teman karang taruna yang masih tergugah semangat juang 45, masih merayakan tradisi perayaan Agustusan untuk adik-adik dan anak-anak di lingkungan mereka. Mereka melaksanakannya di bulan sebelum Agustus yaitu Juli, supaya tidak bersamaan Romadhon. Dan sebagian kecil lainnya setelah bulan Agustus, yaitu September. Saya salut untuk mereka, saya tahu susahnya menunaikan “tugas kecil” tersebut, karena saya pernah menjadi bagian panitia ‘tujuhbelasan’ di kampung.
Bagi saya tradisi perayaan Agustusan sangat bagus untuk memupuk nasionalisme. Sebisa mungkin kita peringati dengan meriah. Kalaupun tidak, minimal secara sederhana, tapi jangan sampai tidak sama sekali.
Selamat menyongsong peringatan Hari Kemerdekaan Ke 65 RI dan selamat menyambut bulan Romadhon 1432 H…

Jujur saja mas, dikota semakin sulit ditemui perayaan agustusan seperti itu, apalagi agustusan sekarang berbarengan dengan posoan, padahal sampeyan kan tahu, tempat saya tinggal nggak ke-kota-kota-an, atau lebih mirip ndeso sok kota?, hehehe….
Di Benjeng banyak pejabat yang baru apa gak anda edit
alhamdulilah
di tempat saya bisa,
biar dana sdikit .,tapi tetep rame,,meriah pisan ,.,
merdekaaaaa