Tokoh Wanita Gresik

April 22, 2008 at 4:02 am | In gresik, nggersik-an |

Masih dalam rangka memperingati Hari Kartini, saya mencoba mencatat perempuan- perempuan perkasa di Gresik. Tokoh perempuan fenomenal yang telah mengukir sejarah Gresik dengan prestasinya yang tidak bisa kita lupakan adalah sebagai berikut:

  • Nyai Ageng Pinatih, ibunda Joko Samudro (Sunan Giri), saudagar kaya yang memangku jabatan Syahbandar Pelabuhan Gresik. Seorang wanita yang mengurusi segala administrasi perdagangan, sebagai penengah perselisihan antar saudagar dengan nahkoda kapal, pemberi petunjuk dan nasihat tentang cara berdagang di pelabuhannya.
  • Masmundari, pelukis damar kurung (lampion) khas Gresik. Peraih berbagai penghargaan seni rupa dari komunitas seniman dan pemerintah. Damar kurung dalam sejarahnya digunakan saat Padusan menjelang bulan ramadhan, kerlap-kerlip cahayanya menjadikan suasana bulan puasa lebih meriah. Saat ini damar kurung menjadi salah satu ikon Gresik.
  • Dari catatan buku Grissee Tempo Doeloe, pada tahun 1932 di Gresik pernah ada yang namanya Nyonya Toekoel, Nonya S. Koempoel, dan Nyonya S. Soedirman. Beliau-beliau adalah para kawula muda terpelajar di Jawi Wetan yang tergabung dalam partai Persatoean Bangsa Indonesia yang sangat vokal dalam menentang kebijakan pejabat kolonial Belanda di Gresik.

Di tahun 2008 ini, tidak banyak tokoh wanita Gresik yang cukup dikenal. Pemakai kebaya anggun dengan lenggok jalan penuh santun di Kota Pudak ini, hanya beberapa saja yang bisa saya catat. Dari bidang pemerintahan yang saya ketahui adalah sebagai berikut :

  • Yetty Sri Suparyati, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Gresik. Saat ini juga menjabat Plt Asisten III Pemkab Gresik.
  • Ninik Sudiharni, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik.
  • Malahatul Fardah, Kepala Bagian Organisasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik.
  • Indah Shofianah, Camat Gresik. Beliau adalah satu-satunya camat perempuan di Kabupaten Gresik.

Tentunya tokoh wanita dari bidang lain dengan kemampuan dan prestasinya tidak bisa disepelekan dalam majukan kota ini. Hanya keterbatasan pengetahuan saya saja yang belum mengenal beliau-beliau dengan baik.

Untuk semua perempuan Indonesia, Jangan nunggu kondangan untuk berkebaya… :)
Setahun sekali rayakanlah Kartinimu, Kartini kita. Selamat ber-Kartini untuk Indonesia yang lebih baik.

24 Komentar »

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

  1. selamat hari kartini :)

    Komentar oleh hanggadamai — April 22, 2008 #

  2. Hidup Gresik :mrgreen:

    Komentar oleh lovesomatic — April 22, 2008 #

  3. @hanggadamai
    selamat selamat selamat…
    _
    @lovesomatic
    Jaya Indonesia :)

    Komentar oleh mybenjeng — April 22, 2008 #

  4. setiap ibu adalah tokoh wanita!
    :mrgreen:

    Komentar oleh deteksi — April 22, 2008 #

  5. @deteksi
    setuju banget… :)

    Komentar oleh mybenjeng — April 22, 2008 #

  6. aku termasuk salah satu tokoh wanita gresik yang tak kau ketahui, makanya tak kau sebutlah namaku di atas sono…hahaha…
    Gimana dengan Putri Cempo??

    Komentar oleh nuha — April 22, 2008 #

  7. saya masih skeptic dengan kalimat “memajukan kota”

    btw, selamat hari kartini buat semua perempuan

    Komentar oleh tony — April 22, 2008 #

  8. selamat buat kaum perempuan.

    btw aku baru saja memposting artikel tentang Ahmadiyah :

    http://ayomerdeka.wordpress.com/2008/04/23/negara-tidak-berhak-membubarkan-ahmadiyah/

    Komentar oleh Robert Manurung — April 23, 2008 #

  9. @nuha
    putri cempo, saya gak berani masukkan daftar, saya belum dapat informasi tentang beliau. tapi saya sering ke makam putri cempo lho, biasa ngopi… :)
    *
    sebenarnya ada lagi, Fatimah binti Maimun yang makamnya ada di Desa Leran. konon katanya, beliau orang Malaka masih keponakan Maulana Malik Ibrahim, dan meninggal di Desa Leran. tapi peran beliau saya belum tahu.
    _
    @tony
    skeptis anda pasti bentuk perhatian untuk kota kita kan cak? :)
    _
    @robert manurung
    oke boss. langsung meluncur ke sana.

    Komentar oleh mybenjeng — April 23, 2008 #

  10. bener banget , nyokkk kita ingin lihat lagi tokoh2 perempuan dari daerah lain
    setuju….

    Komentar oleh realylife — April 23, 2008 #

  11. met hari kartini yo!
    semoga semangatnya bukan sebatas emansipasi tp pemahaman akan kodrat tiap manusia…

    eniwei klo dari tangerang ada pahlawannya ga yah??ahahaha :D

    Komentar oleh theloebizz — April 23, 2008 #

  12. Walau idka menjadi tokoh besar tapi aku ingin jadi kartininya anak - anakku :D

    Komentar oleh leah — April 24, 2008 #

  13. @realylife
    bangga juga banyak perempuan pinter di negeri ini
    _
    @theloebizz
    iya perempuan gak harus jadi tukang becak kan? :)
    bupati tangerang bu atut kan, salah ya… :)
    _
    @leah
    tiap hari pake konde dong bu… :)

    Komentar oleh mybenjeng — April 24, 2008 #

  14. semua wanita gresik adalah manusia terhebat!

    Komentar oleh Anang — April 26, 2008 #

  15. Wanita bagi bangsa adalah penegak sekaligus Penghancur.
    Kalo wanitanya seperti Yuk Kartini, Eyang Arem-arem, Eyang Fatimah, Eyang Pinatih, yaaa bangsa ini pasti akan menjadi Bangsa Besar dengan semangat maju yang besar. Tapi, kalo wanitanya seperti Ning Dewi Per”setan”ssik, Ning-ning sing gak genah ikuuuu, yaaa pasti tunggulah kehancuran bangsa ini.

    tul gak sich.

    Komentar oleh aliyulwafa — April 27, 2008 #

  16. Loh, kurang satu… Emakku belum dimasukkan… :mrgreen:

    Komentar oleh Arif Budiman — April 27, 2008 #

  17. wonder women banget yawh!!
    kykny aku juga musti kayak gt!
    dont call me bu dunk!!
    aku msh br lulus kul..

    Komentar oleh akafuji — April 28, 2008 #

  18. saya kira pelukis damar kurung itu pria.
    ternyata wanita ya :D

    Komentar oleh reditya — April 29, 2008 #

  19. @anang
    termasuk emakku…
    @aliyulwafa
    padahal dewi persik, menurut saya sangat perkasa lho. lha wong berani sama walikota tangerang, saya aja gak berani…. :)
    @arif budiman
    he2…
    @akafuji
    maaf bu, eh mbak, eh dik…
    aduh susah… :)
    @rediyta
    kalo Cakmundari, itu baru pria… :)

    Komentar oleh mybenjeng — April 30, 2008 #

  20. fatimah binti maimun?

    Komentar oleh Hasan Seru — April 30, 2008 #

  21. Selama mendampingi wanita gresik memang TOP !
    Lam kenal semua.
    Tengkyu

    Komentar oleh Nggedabrus — Mei 23, 2008 #

  22. @hasan seru
    makasih usulannya, saya cari info lebih lanjut
    @nggedabrus
    maksudnya cewek gresik top gitu ya… :)
    salam kenal makasih…

    Komentar oleh mybenjeng — Mei 24, 2008 #

  23. Fatimah Binti Maimun adalah wanita pertama yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa

    Komentar oleh Deny — Mei 30, 2008 #

  24. @deny
    oke mas, makasih infonya.
    aq edit artikel ini, segera…

    Komentar oleh mybenjeng — Mei 30, 2008 #

Tinggalkan komentar

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Blog pada WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.